Manajemen keuangan menjadi keterampilan penting bagi mahasiswa agar bisa mengatur uang saku dengan bijak. Salah satu cara efektif adalah dengan membuat anggaran bulanan yang jelas. Mulailah dengan mencatat semua pemasukan, baik dari orang tua, beasiswa, atau pekerjaan paruh waktu. Setelah itu, bagi pengeluaran menjadi beberapa kategori utama seperti kebutuhan pokok, transportasi, hiburan, dan tabungan. Penting bagi mahasiswa untuk menentukan prioritas pengeluaran sehingga kebutuhan pokok selalu terpenuhi tanpa mengabaikan tabungan. Memanfaatkan metode 50-30-20 bisa menjadi panduan sederhana: 50% untuk kebutuhan pokok, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk tabungan atau investasi kecil. Selain itu, catat setiap pengeluaran harian agar lebih mudah mengevaluasi kebiasaan belanja dan menyesuaikan anggaran bila diperlukan. Dengan konsistensi dan disiplin, mahasiswa tidak hanya bisa hidup nyaman dengan uang saku yang terbatas, tetapi juga membangun kebiasaan finansial yang sehat untuk masa depan.
